10/15/2019

Logo BFI Finance Vector | FREE DOWNLOAD

Logo BFI Finance Vector | FREE DOWNLOAD

PT BFI Finance Indonesia Tbk (“BFI Finance atau “Perusahaan”) adalah salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia dari segi aset dan jaringan operasional. Dengan dukungan lebih dari 340 outlet di seluruh Indonesia dan lebih dari 9.000 karyawan, Perusahaan memfokuskan kegiatan usahanya pada pembiayaan otomotif dan non-otomotif yang terdiri dari pembiayaan kendaraan roda empat (mobil), pembiayaan atas agunan kendaraan, serta sewa pembiayaan alat berat, mesin-mesin dan lain-lain. BFI Finance didirikan pada 1982 dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak 1990 dengan kode saham BFIN. Perusahaan memperoleh peringkat kredit ‘A+(idn)’ dari Fitch Ratings.


Silahkan download file Logo BFI Finance Vector , Klik Here 

Berkomunikasi Lewat Tanda (Visual) | DKV Menurut para Ahli


Widagdo (1993:31)
Desain yang dihasilkan dari rasionalitas. Dilandasi pengetahuan, bersifat rasional dan pragmatis
T.Sutanto (2005:15-16)
Desain komunikasi visual senantiasa berhubungan dengan penampilan rupa yang dapat diserap orang banyak dengan pikiran maupun perasaannya.
Sanyoto (2006:8)
Desain Komunikasi Visual memiliki pengertian secara menyeluruh, yaitu rancangan sarana komunikasi yang bersifat kasat mata.


Desain komunikasi visual adalah ilmu yang mempelajari konsep komunikasi dan ungkapan daya kreatif, yang diaplikasikan dalam berbagai media komunikasi visual dengan mengolah elemen desain grafis terdiri dari gambar (ilustrasi), huruf, warna, komposisi dan layout. Semuanya itu dilakukan guna menyampaikan pesan secara visual, audio, dan audio visual kepada target sasaran yang dituju.
Desain komunikasi visual sebagai salah satu bagian dari seni terap yang mempelajari tentang perencanaan dan perancangan berbagai bentuk informasi komunikasi visual. Perjalanan kreatifnya diawali dari menemukan dan mengenali permasalahan komunikasi visual, mencari data verbal dan visual, menyusun konsep kreatif yang berlandaskan pada karakteristik target sasaran, sampai dengan penentuan visualisasi final desain untuk mendukung tercapainya sebuah komunikasi verbal-visual yang fungsional, persuasif, artistik, estetis, dan komunikatif.
Artinya, menurut Sumbo Tinarbuko, desain komunikasi visual dapat dipahami sebagai salah satu upaya pemecahan masalah (komunikasi, atau komunikasi visual) untuk menghasilkan suatu desain yang paling baru di antara desain yang baru (Tinarbuko, 1998:66)
Istilah desain komunikasi visual (DKV), digunakan untuk memperbaharui atau memperluas jangkauan cakupan ilmu dan wilayah kerja kreatif desain grafis. Di dalam ranah desain komunikasi visual ini dipelajari semua bentuk komunikasi yang bersifat komunikasi visual seperti desain grafis, desain iklan, desain multimedia interaktif.



Terimakasih sudah membaca tentang artikel DKV Menurut para Ahlidari blog Give Me Colours. Jika artikel bermanfaat silahkan share ke teman – teman kamu. Terima kasih

10/14/2019

9 Tips Memotret Underwater Model

artikel fotografi


Keselamatan yang Utama

Persiapan yang matang sangat disarankan sebelum melakukan pemotretan di bawah laut. Bagi fotografer, mungkin sudah tak sulit lagi untuk mempersiapkan segala sesuatunya, dari peralatan fotografinya, perangkat selam sampai kondisi fisik yang prima.
Bagi si model, tentunya ia sudah berlatih sehingga mendapatkan bekal keterampilan yang memadai. Sudah pula bisa membayangkan bagaimana harus berpose kelak. Dari semua itu, yang paling penting adalah keselamatan. Rumusnya, masuk ke air dan kemudian kembali ke permukaan dengan selamat.
Pemotretan bawah air melibatkan seorang fotografer, model dan dua safety diver. Kedua safety diver dengan peranti selam komplet ini tak boleh meleng atau lengah, karena harus menjamin keselamatan si model yang sama sekali tanpa alat selam.
Sebelum model nyemplung, fotografer dan safety diver perlu memastikan keamanan lingkungan di seputar pemotretan. Pasalnya, di bawah air tak sedikit benda atau hewan yang bisa bikin gatal. Usahakan model terhindar dari binatang laut yang berbahaya, dan yang lebih penting jangan sampai merusak terumbu karang, misalnya.
Foto diatas lagi persiapan pemotertan sekalian berlibur di Karimun Jawa yang berada di Jepara Indonesia. Pemandangan dan alamnya sangat luar biasa bagusnya.


1. Persiapkan mental, lakukan latihan yang benar, & pastikan keselamatan
2. Lancarkan interaksi model dan fotografer
3. Gunakan peralatan selammaupun fotografi yang  memadai
4. Kuasai teknik diving dengan baik, agarAnda bisa dengan mudah memotret dalam posisi  melayang. Semakin baik keterampilan buoyancy (melayang dalam air) Anda, semakin stabil Anda dalam memotret
5. Cari lingkungan air sejernih mungkin

6. Usahakan dekat dengan subyek (2-3 meter). Semakin jauh, partikel-partikel di air
    akan terekam sehingga menghasilkan gambar yang kurang jernih
7. Gunakan lensa sudut lebar (wide angle). Untuk memotret model, saya biasa meng
   gunakan lensa 12 24mm. Di bawah air, focal length lensa akan berubah, dengan
   faktor 1,33x, sehingga untuk mendapat kan efek lebar, kita memerlukan lensa
   yang benar-benar bersudut lebar
8. Pilih diafragma tengah, 5.6 atau 8, dengan kecepatan 1/100 atau 1/125
9. Manfaatkan lampu flash untuk mendapat kan hasil foto yang tajam


Terimakasih sudah membaca tentang artikel 9 Tips Memotret Underwater Model dari blog Give Me Colours. Jika artikel bermanfaat silahkan share ke teman – teman kamu. Terima kasih

10/07/2019

Logo Starbucks Vector | FREE DOWNLOAD

Logo Starbucks Vector

To say Starbucks purchases and roasts high-quality whole bean coffees is very true. That’s the essence of what we do – but it hardly tells the whole story.
Silahkan Klik disini untuk download Logo Starbucks Vector Semoga bermanfaat. 

6 Tips mengembangkan keterampilan Fotografi

6 Tips mengembangkan keterampilan Fotografi

1. Selalu Bawa Kamera
Alasan utama mengapa Anda melewatkan momen yang bagus untuk difoto adalah karena Anda tidak membawa kamera. Jadikanlah suatu kebiasaan untuk selalu membawa kamera kemanapun Anda bepergian karena Anda tidak tahu momen-momen atau pemandangan-pemandangan apa yang akan Anda temui nanti. Belilah tas atau tempat untuk kamera Anda karena hal tersebut dapat memudahkan Anda membawa kamera, selain itu juga dapat melindungi kamera Anda dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti goresan maupun benturan dengan benda lain. Tas atau tempat kamera yang memiliki busa dan memiliki lapisan luar yang cukup keras adalah pilihan yang tepat. Beberapa tas kamera yang bagus Lowepro & Manfrotto.

2. Foto Lebih Banyak Lagi
Jika Anda berfikir bahwa Anda telah cukup banyak mengambil foto, tidak demikian adanya, terutama jika Anda adalah pemilik kamera dijital. Hasil foto kamera dijital disimpan dalam format digital , jadi tidak ada kerugian bagi Anda untuk mengambil foto lebih banyak. Memang foto tersebut akan menghabiskan sejumlah space pada kartu memori Anda, namun nantinya Anda dapat dengan mudah menghapusnya jika Anda tidak puas dengan hasil foto tersebut. Mengapa Anda mengambil sebuah foto jika Anda bisa mengambil banyak foto? Tidak usah ragu, karena mungkin tempat di mana Anda mengambil foto tersebut tidak akan Anda kunjungi lagi. Foto sebebas-bebasnya, karena pemandangan/adegan sehari-hari yang membosankan dapat saja menjadi bersejarah beberapa tahun kemudian.

3. Percaya pada Mata Anda
Mempelajari aturan-aturan composition adalah hal yang baik, namun aturan-aturan tersebut kadangkala tidak berlaku dan ada kalanya Anda harus mempercayai mata Anda. Ketika kita akan memfoto sebuah objek, gerakkan atau pindahkan kamera dan jelajahi pemandangan sekitarnya. Ketika Anda menemukan sudut potret yang menurut Anda bagus, fotolah dengan segera.

4. Latih Mata Anda
Lihat dan perhatikan dengan seksama foto yang Anda ambil. Cobalah untuk menemukan kekurangan-kekurangan dan kritiklah hasil foto tersebut. Apakah foto tersebut sesuai dengan apa yang kita inginkan pada saat kita memfoto? Apakah Anda suka composition-nya? Aktivitas peninjauan kembali hasil foto oleh Anda sendiri sangat esensial dalam meningkatkan indera fotografi Anda.

5. Kenali Kamera Anda
Kamu tidak perlu menghafal setiap fitur pada kamera Anda sesegera mungkin. Akan lebih mudah mengingat fitur-fitur Anda dengan perlahan-lahan mencoba fitur-fitur kamera Anda satu-persatu melalui aktivitas fotografi sehari-hari. Analoginya seperti saat kita belajar mengganti persneling saat mengendarai sepeda motor atau mobil. Jadikan kemampuan mengutak-atik fitur kamera menjadi kebiasaan Anda. Dengan demikian Anda tahu dengan baik fitur-fitur apa yang mesti dipakai pada saat memfoto suatu objek atau pemandangan.

6. Selalu Bekerja pada Berkas Salinan
Hal ini berlaku untuk era baru fotografi yaitu kamera digital. Perlu Anda ingat bahwa sebelum Anda membuat foto salinan maka foto yang Anda punya adalah foto satu-satunya yang masih asli. Biasakanlah membuat salinan atas berkas foto yang akan Anda utak-atik. Kemudian kita edit di photoshop atau adobe lightroom.


Terimakasih sudah membaca tentang artikel 6 Tips mengembangkan keterampilan Fotografi dari blog Give Me Colours. Jika artikel bermanfaat silahkan share ke teman – teman kamu. Terima kasih