Showing posts with label Artikel Fotografi. Show all posts
Showing posts with label Artikel Fotografi. Show all posts
3/19/2020
10/14/2019
9 Tips Memotret Underwater Model
Keselamatan yang Utama
Persiapan yang matang sangat disarankan sebelum
melakukan pemotretan di bawah laut. Bagi fotografer, mungkin sudah tak sulit lagi
untuk mempersiapkan segala sesuatunya, dari peralatan fotografinya, perangkat selam
sampai kondisi fisik yang prima.
Bagi si model, tentunya ia sudah berlatih sehingga
mendapatkan bekal keterampilan yang memadai. Sudah pula bisa membayangkan
bagaimana harus berpose kelak. Dari semua itu, yang paling penting adalah keselamatan.
Rumusnya, masuk ke air dan kemudian kembali ke permukaan dengan selamat.
Pemotretan bawah air melibatkan seorang
fotografer, model dan dua safety diver. Kedua safety
diver dengan peranti selam
komplet ini tak boleh meleng atau lengah, karena harus menjamin keselamatan si
model yang sama sekali tanpa alat selam.
Sebelum model nyemplung, fotografer dan safety diver perlu memastikan keamanan lingkungan
di seputar pemotretan. Pasalnya, di bawah air tak sedikit benda atau hewan yang
bisa bikin gatal. Usahakan model terhindar dari binatang laut yang berbahaya, dan
yang lebih penting jangan sampai merusak terumbu karang, misalnya.
Foto diatas lagi persiapan pemotertan
sekalian berlibur di Karimun Jawa yang berada di Jepara Indonesia. Pemandangan
dan alamnya sangat luar biasa bagusnya.
1. Persiapkan
mental, lakukan latihan yang benar, & pastikan keselamatan
2. Lancarkan
interaksi model dan fotografer
3. Gunakan
peralatan selammaupun fotografi yang
memadai
4. Kuasai
teknik diving dengan baik, agarAnda bisa dengan mudah memotret dalam posisi melayang. Semakin baik keterampilan
buoyancy (melayang dalam air) Anda, semakin stabil Anda dalam memotret
5. Cari
lingkungan air sejernih mungkin
6. Usahakan
dekat dengan subyek (2-3 meter). Semakin jauh, partikel-partikel di air
akan terekam sehingga menghasilkan gambar
yang kurang jernih
7. Gunakan
lensa sudut lebar (wide angle). Untuk memotret model, saya biasa meng
gunakan lensa 12 24mm. Di bawah air, focal
length lensa akan berubah, dengan
faktor 1,33x, sehingga untuk mendapat kan
efek lebar, kita memerlukan lensa
yang benar-benar bersudut lebar
8. Pilih
diafragma tengah, 5.6 atau 8, dengan kecepatan 1/100 atau 1/125
9. Manfaatkan
lampu flash untuk mendapat kan hasil foto yang tajam
Terimakasih sudah membaca tentang artikel 9 Tips Memotret Underwater Model dari blog Give Me Colours. Jika artikel bermanfaat silahkan share ke teman –
teman kamu. Terima kasih
10/07/2019
6 Tips mengembangkan keterampilan Fotografi
1. Selalu
Bawa Kamera
Alasan utama mengapa
Anda melewatkan momen yang bagus untuk difoto adalah karena Anda tidak membawa
kamera. Jadikanlah suatu kebiasaan untuk selalu membawa kamera kemanapun Anda
bepergian karena Anda tidak tahu momen-momen atau pemandangan-pemandangan apa
yang akan Anda temui nanti. Belilah tas atau tempat untuk kamera Anda karena
hal tersebut dapat memudahkan Anda membawa kamera, selain itu juga dapat
melindungi kamera Anda dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti goresan
maupun benturan dengan benda lain. Tas atau tempat kamera yang memiliki busa
dan memiliki lapisan luar yang cukup keras adalah pilihan yang tepat. Beberapa
tas kamera yang bagus Lowepro & Manfrotto.
2. Foto
Lebih Banyak Lagi
Jika Anda berfikir
bahwa Anda telah cukup banyak mengambil foto, tidak demikian adanya, terutama
jika Anda adalah pemilik kamera dijital. Hasil foto kamera dijital disimpan
dalam format digital , jadi tidak ada kerugian bagi Anda untuk mengambil foto
lebih banyak. Memang foto tersebut akan menghabiskan sejumlah space pada kartu
memori Anda, namun nantinya Anda dapat dengan mudah menghapusnya jika Anda
tidak puas dengan hasil foto tersebut. Mengapa Anda mengambil sebuah foto jika
Anda bisa mengambil banyak foto? Tidak usah ragu, karena mungkin tempat di mana
Anda mengambil foto tersebut tidak akan Anda kunjungi lagi. Foto
sebebas-bebasnya, karena pemandangan/adegan sehari-hari yang membosankan dapat
saja menjadi bersejarah beberapa tahun kemudian.
3. Percaya
pada Mata Anda
Mempelajari
aturan-aturan composition adalah hal yang baik, namun aturan-aturan tersebut kadangkala
tidak berlaku dan ada kalanya Anda harus mempercayai mata Anda. Ketika kita akan
memfoto sebuah objek, gerakkan atau pindahkan kamera dan jelajahi pemandangan sekitarnya.
Ketika Anda menemukan sudut potret yang menurut Anda bagus, fotolah dengan segera.
4. Latih
Mata Anda
Lihat dan perhatikan
dengan seksama foto yang Anda ambil. Cobalah untuk menemukan kekurangan-kekurangan
dan kritiklah hasil foto tersebut. Apakah foto tersebut sesuai dengan apa yang
kita inginkan pada saat kita memfoto? Apakah Anda suka composition-nya?
Aktivitas peninjauan kembali hasil foto oleh Anda sendiri sangat esensial dalam
meningkatkan indera fotografi Anda.
5. Kenali
Kamera Anda
Kamu tidak perlu
menghafal setiap fitur pada kamera Anda sesegera mungkin. Akan lebih mudah mengingat
fitur-fitur Anda dengan perlahan-lahan mencoba fitur-fitur kamera Anda
satu-persatu melalui aktivitas fotografi sehari-hari. Analoginya seperti saat
kita belajar mengganti persneling saat mengendarai sepeda motor atau mobil.
Jadikan kemampuan mengutak-atik fitur kamera menjadi kebiasaan Anda. Dengan
demikian Anda tahu dengan baik fitur-fitur apa yang mesti dipakai pada saat
memfoto suatu objek atau pemandangan.
6. Selalu
Bekerja pada Berkas Salinan
Hal ini berlaku untuk
era baru fotografi yaitu kamera digital. Perlu Anda ingat bahwa sebelum Anda
membuat foto salinan maka foto yang Anda punya adalah foto satu-satunya yang
masih asli. Biasakanlah membuat salinan atas berkas foto yang akan Anda
utak-atik. Kemudian kita edit di photoshop atau adobe lightroom.
Terimakasih sudah membaca tentang artikel 6 Tips mengembangkan keterampilan Fotografi dari blog Give Me Colours. Jika artikel bermanfaat silahkan share ke teman – teman kamu. Terima kasih
Subscribe to:
Posts (Atom)

