9/09/2019

John Howkins, Bapak Ekonomi Kreatif

John Howkins, Bapak Ekonomi Kreatif

APA ITU EKONOMI KREATIF? (Pengertian)


bekraf
Ekonomi Kreatif (Ekraf) merupakan sebuah konsep ekonomi baru yang mengandalkan gagasan, ide, atau kreativititas dari Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai faktor produksi utama dalam kegiatan ekonominya. Sumber daya utama dalam Ekonomi Kreatif adalah kreativitas (creativity), yakni kapasitas atau kemampuan untuk menghasilkan atau menciptakan sesuatu yang unik, solusi dari suatu masalah, atau sesuatu yang berbeda dari pakem (thinking outside the box).

Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) menggunakan definisi dari Rencana Strategis untuk menjabarkan Ekonomi Kreatif, yakni: “Penciptaan nilai tambah dari kreativitas yang dilindungi kekayaan intelektual, dan bersumber dari pengelolaan budaya, ilmu pengetahuan, dan/atau teknologi”. Dalam definisi ini, nilai tambah merupakan unsur yang terpenting selain kreativitas. Misalnya, sebuah kegiatan fotografi yang dilakukan semata hanya karena hobi tidak bisa digolongkan sebagai Ekonomi Kreatif, sedangkan sebuah kegiatan fotografi yang menghasilkan pendapatan dapat digolongkan ke dalam Ekonomi Kreatif.

Di Indonesia, geliat Ekraf sudah mulai terasa sejak sekitar satu dekade yang lalu, ketika Pekan Produk Budaya Indonesia pertama kali digelar pada tahun 2007. Pekan Produk Budaya Indonesia kemudian berubah nama menjadi Pekan Produk Kreatif Indonesia pada tahun 2009, dan pada tahun yang sama, terbit Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif, salah satu legislasi pionir yang menempatkan Ekraf di panggung nasional. Akhirnya, pada tahun 2011, terbit Perpres Nomor 92 Tahun 2011 yang menjadi dasar hukum terbentuknya kementerian baru yang bertanggung jawab untuk ekonomi kreatif: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dengan menterinya, Mari Elka Pangestu.

Pada tahun 2015, di bawah pemerintahan baru Presiden Joko Widodo, dibentuk Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2015 tentang Badan Ekonomi Kreatif. BEKRAF mengemban mandat langsung dari Presiden untuk memajukan dan mengembangkan Ekonomi Kreatif di Indonesia.

Sumber : www.bekraf.go.id

9/08/2019

4 hal yang perlu diperhatikan pada saat syuting dalam proses produksi Buku Tahunan Sekolah

4 hal yang perlu diperhatikan pada saat syuting dalam proses produksi Buku Tahunan Sekolah


  1. Angle Adalah sudut pandang pengambilan gambar yang dapat dilihat dari viewfinder padasebuah kamera film/video. Dimana pemilihan angel sangat berperan penting dalammenciptakan unsur artistik dan pemahaman cerita dalam membuat adegan sesuai dengan script/naskah.
  2. Lighting/Pencahayaan Dalam sebuah proses pengambilan gambar diperlukan adanya asset pencahayaan yangmemadai. Baik itu didapat dari sumber natural (sinar matahari) pada shotingexterior/luar ruang, ataupun melalui bantuan sinar lampu pada shoting interior/dalamruang.
  3. Komposisi Merupakan teknik pengaturan posisi gambar, ukuran dan kedalaman ruang, perspektif dan mood adegan untuk menghasilkan citra sesuai dengan tuntutan script/naskah.
  4. Log/Catatan Syuting Diperlukan adanya log/catatan yang dibuat menjelaskan penandaan setiap gambar peradeganyang sudah selesai diambil, dilengkapi dengan keterangan koordinat waktu(timecode) pada kaset yang digunakan. Proses ini akan sangat membantu mempercepatproses pengeditan gambar.

Give Me Colours Menyediakan Layanan Jasa Desain Grafis , Fotografer & Percetakan Buku Tahunan , Cetak Majalah , Cetak Kalender dengan kulaitas terbaik di Surabaya – Jawa Timur. Order secara online, file hanya cukup di email. Info WhatsApp 08563118595, Terima Kasih

Kelebihan & Kekurangan Gambar Bitmap & Vektor


Gambar dibedakan menjadi dua, yaitu bitmap dan vektor. Gambar bitmap adalah obyek gambar yang dibentuk berdasarkan titik-titik dan kombinasi warna. Bitmap digunakan untuk fotorealistik dan gambar kompleks yang membutuhkan detail yang halus. Gambar vektor adalah obyek gambar yang dibentuk melalui kombinasi titik-titik dan garis dengan menggunakan metode matematis. Tabel berikut ini menunjukkan kelebihan dan kekurangan gambar bitmap dan vector.


Kelebihan & Kekurangan Gambar Bitmap & Vektor


Program aplikasi grafis yang berbasis bitmap, antara lain : Adobe Photoshop, Corel Photopaint, Microsoft Photo Editor dan Macromedia Fireworks. Semua program tersebut menawarkan kemudahan dan kelengkapan fiturnya. Program aplikasi grafis yang berbasis vektor antara lain : CorelDraw, Macromedia Free hand, Adobe Illustrator dan Micrografx Designer. Dan masing-masing program menghasilkan format nya sendiri-sendiri seperti : CDR, .AI, .SVG, .EPS.

Give Me Colours Menyediakan Layanan Jasa Desain Grafis & Percetakan Buku Tahunan , Cetak Majalah , Cetak Kalender dengan kulaitas terbaik di Surabaya – Jawa Timur. Order secara online, file hanya cukup di email. Info WhatsApp 08563118595, Terima Kasih

GLOSARIUM | Pengertian Desain grafis_Estetika_Ilustrasi Multimedia_Sketsa


Pengertian Desain grafis_Estetika_Ilustrasi Multimedia_Sketsa
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin.

Estetika adalah ilmu yang membahas keindahan, bagaimana ia bisa terbentuk, dan bagaimana seseorang bisa merasakannya.

Ilustrasi, merupakan seni membuat gambar yang berfungsi memperjelas dan menerangkan naskah.

Multimedia,dapat diartikan sebagai penggunaan berbagai media yang berbeda untuk membawa atau menyampaikan informasi dalam bentuk teks, grafik, animasi, audio, video dan atau gabungan dari beberapa komponen tersebut.

Sketsa, gambar kasar, bersifat sementara, baik diatas kertas maupun diatas kanvas, dengan tujuan untuk dikerjakan lebih lanjut sebagai lukisan.


Give Me Colours Menyediakan Layanan Jasa Desain Grafis & Percetakan Buku Tahunan , Cetak Majalah , Cetak Kalender dengan kulaitas terbaik di Surabaya – Jawa Timur. Order secara online, file hanya cukup di email. Info WhatsApp 08563118595, Terima Kasih